Kok ada MATA kayak gini???

Tuh Foto – Foto Capung yang saya foto di renon, Bali. Saya suka skali sama capung, soalnya untuk difoto, capung tidak terlalu sulit untuk difoto. sebab seringkali tidak terlalu gerak – gerak. Sedangkan lebah atau kupu – kupu bisa bergerak dengan sangat cepat. Dan juga capung bentuknya sangat unik dan menarik. Mirip helikopter. BAHKAN helikopter terbaru saat ini menggunakan capung sebagai inspirasinya. Berikut sedikit ulasan tentang capung dari berbagai sumber. AGAK panjang sih, jangan males baca ya biar pinter,hehehe… Thx buat ennie yag udah bantu info2 tentang capung. 

Info Capung :

Wikipedia :

Capung atau sibar-sibar dan capung jarum adalah kelompok serangga yang tergolong ke dalam bangsa Odonata. Kedua macam serangga ini jarang berada jauh-jauh dari air, tempat mereka bertelur dan menghabiskan masa pra-dewasa anak-anaknya. Namanya dalam bahasa daerah adalah papatong(Sd.), kinjeng (Jw.), coblang (Jw.), kasasiur (bjn).

Capung (subordo Anisoptera) relatif mudah dibedakan dari capung jarum (subordo Zygoptera). Capung umumnya bertubuh relatif besar dan hinggap dengan sayap terbuka atau terbentang ke samping. Sedangkan capung jarum umumnya bertubuh kecil (meskipun ada beberapa jenis yang agak besar), memiliki abdomen yang kurus ramping mirip jarum, dan hinggap dengan sayap-sayap tertutup, tegak menyatu di atas punggungnya.

Capung dan capung jarum menyebar luas, di hutan-hutan, kebunsawahsungai dan danau, hingga kepekarangan rumah dan lingkungan perkotaan. Ditemukan mulai dari tepi pantai hingga ketinggian lebih dari 3.000 m dpl. Beberapa jenisnya, umumnya jenis capung, merupakan penerbang yang kuat dan luas wilayah jelajahnya. Beberapa jenis yang lain memiliki habitat yang spesifik dan wilayah hidup yang sempit. Capung jarum biasanya terbang dengan lemah, dan jarang menjelajah sampai jauh.

Siklus hidup capung, dari telur hingga mati setelah dewasa, bervariasi antara enam bulan hingga maksimal enam atau tujuh tahun (catatan kertz : berarti capung merupakan salah satu serngga dengan kangka hidup yang paling lama. bandingkan lalat, paling lama hanya 3 bulan atau nyamuk : 1 bulan). Capung meletakkan telurnya pada tetumbuhan yang berada di air. Ada jenis yang senang dengan air menggenang, namun ada pula jenis yang senang menaruh telurnya di air yang agak deras. Setelah menetas, tempayak (larva) capung hidup dan berkembang di dasar perairan, mengalami metamorfosismenjadi nimfa, dan akhirnya keluar dari air sebagai capung dewasa.

Sebagian besar siklus hidup capung dihabiskan dalam bentuk nimfa, di bawah permukaan air (catatan kertz : kurang lebih dalam bentuk nimfa selama 4 tahun), dengan menggunakan insanginternal untuk bernafas. Tempayak dan nimfa capung hidup sebagai hewan karnivora yang ganas. Nimfa capung yang berukuran besar bahkan dapat memburu dan memangsa berudu dan anak ikan. Setelah dewasa, capung hanya mampu hidup maksimal selama empat bulan.

Capung dewasa tidak pernah dianggap sebagai pengganggu atau hama. Capung bahkan membantu petani di sawah karena memburu beberapa macam serangga yang biasa menjadi hama tanaman, seperti ngengat dan walang sangit. Anak-anak di desa sering menangkapi capung untukpakan burung, atau untuk bermain-main dengannya.

MATA CAPUNG

ennie di : http://dolgadophoto.wordpress.com/2009/01/02/dragonflys-eye/

“oya…mata capung yang seperti sunglasses itu ternyata adalah mata majemuk yaitu kumpulan dari banyak sekali mata yang kecil2…
fungsinya apalagi kalo bukan untuk sensor gerakan dari segala arah hehe….capung punya kelemahan…karena sayapnya yang panjang, dia gak bisa berbalik arah secara cepat, dia harus berhenti dahulu di suatu tempat yang agak luas, baru kemudian berbalik arah…nah..untuk mengantisipasi bahaya dan juga sekalian mencari mangsa, mata majemuk itu sangat berguna. (kebetulan “nampak” capung di toko buku hehe…)”

Saya sendiri : Hasil ngenet 

“Mata capung dianggap sebagai bentuk mata serangga paling rumit di dunia. Setiap mata memuat sekitar tiga puluh ribu lensa. Mata ini menempati sekitar separuh dari daerah kepala dan memberi sang serangga wilayah penglihatan yang lebar sehingga ia hampir selalu dapat mengetahui apa yang ada di belakangnya. Sayap capung merupakan suatu rancangan yang rumit sehingga menyebabkan segala pendapat tentang adanya ketidaksengajaan sebagai asal-usulnya menjadi tidak masuk akal. Selaput sayapnya yang aerodinamik dan setiap pori pada selaput tersebut adalah akibat langsung dari perencanaan dan penghitungan.

http://rohadi.wordpress.com/harun-yahya/keajaiban-rancangan-pada-kemampuan-terbang-serangga/yang-mengilhami-helikopter-capung/

ada link di atas yang WAJIB baca..keren soalnya,hehe…

3 Tanggapan sejauh ini »

  1. 1

    ennie berkata,

    wuah…ternyata foto capungnya waktu masih di Bali ya….masih liburan…jadi punya banyak waktu buat ngeburu2 capung hehe….

  2. 3

    roberthendrik berkata,

    teman2, kita pindah kesini ya (alamat baru kerzt) dikunjungi ya….

    http://kerzt.com

    Thx


RSS Komentar · URI Lacak Balik

Ungkapkan pendapat Anda