Pening… pening dah….adik gw mau masuk Universitas Pelita Harapan, uang masuk-nya aja Rp. 70,1 Juta… kok mahal gini ya??? Beneran ini bukan penipuan..gile bener.. mahal…. Kira – kira blajar apa ya disana mahal segitu??
Mudah – mudahan bisa jadi anak yang berguna deh… Belajar yang baik ya dik….
ennie berkata,
Februari 8, 2009 @ 5:21 pm
UPH mana nih…yang di Lippo Karawaci Tangerang atau di Surabaya?
uang masuk yang mahal…tentu saja fasilitasnya juga “super” bagus….
lagian memang udah terkenal…nih sekolah mahal…cuman anak-anak “beruntung” yang bisa masuk ke sana….
roberthendrik berkata,
Februari 9, 2009 @ 1:59 am
di lippo karawaci….jakarta…fasilitas sih sepertinya tidak akan memberi pengaruh banyak buat pendidikan. yah sewajarnya lah, kalau berlebihan juga akan memberi godaan untuk anak2 memanfaatkan secara tidak bijak fasilitas yang diverikan…
mudha berkata,
Februari 9, 2009 @ 4:22 am
biaya segitu tu bisa kuliah ampe S2 bahkan lebih di Ponorogo.
nyurian berkata,
Februari 9, 2009 @ 9:01 am
wogh, ituh mah emang segituh buat kuliah di sono…
kalo mao murah, masuk negeri. trus bikin surat gak mampu dari rt setempat.
alamat bayar sejuta per semester…
roberthendrik berkata,
Februari 9, 2009 @ 10:09 am
@mudha, iyalah,kalau di surabaya kalau kulah di negeri juga bisa ampe S2
@nyudrian…di Petra juga kalau ada keterangan ga mampu bisa lebih murah..
labsmultimedia berkata,
Februari 9, 2009 @ 2:00 pm
Pilihan kuliah… demi masa depan
YaNoWa berkata,
Februari 9, 2009 @ 4:57 pm
hahah…itu buat mbayar dosennya paling…kekeke
juliach berkata,
Februari 9, 2009 @ 11:00 pm
Kalo begitu aku ndekem aja di Perancis. Biar enggak kaya dan ngak bisa pulkam yang penting anak sekolah dan bisa ke perguruan tinggi.
Di sini asal mo sekolah aja, bisa gratis (jika orang tua tidak mampu) malah diberi biaya hidup.
Turut prihatin ya.
roberthendrik berkata,
Februari 10, 2009 @ 2:39 am
@juliach, wah enak ya,hehehe… skul gratis….kalau disini skul muahal….
@yanowa, iyalah, mang bayar apa lagi??
roberthendrik berkata,
Februari 15, 2009 @ 9:53 am
teman2, kita pindah kesini ya (alamat baru kerzt) dikunjungi ya….
http://kerzt.com
Thx
aan berkata,
April 15, 2009 @ 8:58 am
Kekayaan adalah sama dengan kemampuan untuk terus bertahan hidup
dengan gaya hidup yang ada, tanpa harus bekerja.
Keterangan:
Penelitian yg dilakukan oleh Gallup International menunjukkan bahwa
rata-rata eksekutif ibukota & Asia kaya mampu bertahan 90 hari dengan
gaya hidup yang ada apabila besok dia berhenti kerja. Setelah itu mereka
harus mulai menjual asset atau berhutang.
Kaya adalah relatif. Sebagian orang merasa kaya ketika mempunyai uang
10 juta rupiah. Sebagian orang merasa tidak kaya walaupun sudah memiliki
uang 10 milyar. Menurut majalah Forbes kaya adalah orang yang mempunyai
penghasilan 1 juta US keatas setahunnya. Sedangkan menurut Robert T. Kiyosaki
yang mengutip dari gurunya Buckminster Fuller bahwa kaya adalah bukan berapa
besar active income anda melainkan kaya adalah apabila passive income lebih
besar dari biaya hidup. Yang dimaksud passive income disini adalah uang yang
masuk tanpa harus bekerja.
Sebagai perbandingan Mike Tyson, dia menghasilkan 300 juta USD sewaktu bertinju,
tapi hari ini bangkrut dan masih berhutang 35 juta USD. Maka sebetulnya Mike Tyson
bukan termasuk kaya, termasuk pula di dalam kategori orang yang bukan kaya
adalah orang-orang yang punya penghasilan 1 Juta USD/tahun namun pengeluarannya
1,2 juta USD/tahun.
Pertanyaan penting kali ini adalah:
1.) Bila besok anda berhenti kerja, berapa lama anda dapat bertahan hidup dengan
gaya hidup anda sekarang tanpa harus menjual asset-asset anda?
2.) Lalu bagaimana kita bisa kaya menurut versi Robert T. Kiyosaki dimana passive
income lebih besar dari biaya hidup?
Jadi sebetulnya menurut Robert T. Kiyosaki, kaya adalah bagaimana menciptakan
passive income lebih besar dari biaya hidup.
Cara membuat passive income:
- Royalti dari hak cipta
- Rumah yang disewakan/ dikostkan
- Saham-saham yang menghasilkan deviden
- Reksadana
- Usaha-usaha yang menghasilkan
Buatlah rangkaian rencana sumber pasif income anda. Sesuatu yang anda sukai dan dapat anda
kerjakan sementara anda mengerjakan apa yang anda kerjakan sekarang.
Dan untuk mendapatkan materi tambahan eBook “24 Prinsip Miliarder yang Mencerahkan”
senilai Rp. 250.000,- dan seminar 3 Hari Financial Revolution senilai Rp. 4.933.500,-
oleh Tung Desem Waringin bisa Anda dapatkan di :
http://www.tdwuniversity.com/launch/?id=15630
Jadi sebetulnya menurut Robert T. Kiyosaki, kaya adalah bagaimana menciptakan
passive income lebih besar dari biaya hidup.
Cara membuat passive income:
-internet bisnis
- Royalti dari hak cipta
- Rumah yang disewakan/ dikostkan
- Saham-saham yang menghasilkan deviden
- Reksadana
- Usaha-usaha yang menghasilkan
Buatlah rangkaian rencana sumber pasif income anda. Sesuatu yang anda sukai dan dapat anda
kerjakan sementara anda mengerjakan apa yang anda kerjakan sekarang.
Dan untuk mendapatkan materi tambahan eBook “24 Prinsip Miliarder yang Mencerahkan”
senilai Rp. 250.000,- oleh Tung Desem Waringin bisa Anda dapatkan di :
http://www.tdwuniversity.com/launch/?id=15630
http://www.uangsuper.com